APA SIH PENTINGNYA LEADERSHIP DALAM BISNIS?

Agus Santoso
13 Februari 2017 - 11:27
Share with
APA SIH PENTINGNYA LEADERSHIP DALAM BISNIS?

All GIMBers!


Satu faktor kunci penyebab jatuhnya pengusaha muda adalah ini : banyaknya KEBOCORAN yang terjadi pada perusahaannya.

Hmm.. bocoor, bocoor! Apanya yang bocor? Genteng kali, bocor!
Pengalaman saya, biasanya ini yang bocor : biaya, waktu, tenaga, motivasi, ilmu, market, dan sumberdaya lainnya. Betul?

Jika dibiarkan, wah sangat berbahaya! Karena akan terus menggerogoti tubuh bisnis hingga kurus kering. Apalagi kalau kocorannya kecil.

Banyak BOCOR penyebabnya adalah lack of controlling (kurang pengendalian). Dan kurang pengendalian, penyebabnya adalah lack of leadership (lemah kepemimpinan).

Ini PENTING buat para owner bisnis yang terjun langsung aktif mengelola bisnis. Kenapa?

Harus disadari bahwa fungsi yang melekat dalam diri owner, selain sebagai pemilik, dia adalah leader dan manager yang harus punya kemampuan managerial.

Lemahnya leadership sangat berpengaruh terhadap performa bisnis. Pakar Leadership, Jhon C. Maxwell mengatakan, level bisnis, tak kan bisa melampaui level leadership pemilik bisnis.

Saya mengatakan hal senada, level pengembangan bisnis, tidak akan bisa melebihi level pengembangan diri.

Artinya, untuk tahap awal, jangan terjebak fokus pada peningkatan bisnis dalam tataran teknis, tapi fokuslah pada peningkatan kemampuan diri, terutama dalam hal entrepreneurship dan leadership!

Ini PENTING.

Lantas bagaimana solusinya?

Inilah beberapa hal yang saya lakukan untuk melatih pengendalian dan kepemimpinan :

1. Tidak Meremehkan Pengendalian.
Terus perkuat kemampuan pengendalian (controlling). Ini seringkali diremehkan. Padahal ini salah satu faktor penentu keberhasilan.

2. Berpikir Prioritas.
- Pisahkan dengan jelas, mana keinginan, mana kebutuhan, dan mana permintaan.
- Prioritaskan permintaan, karena di dalamnya, selain ada keinginan dan kebutuhan, juga sudah siap dengan kemampuan daya beli.

3. Jika Belum Mampu, Saya Tunda Keinginan, Tapi Tidak Meninggalkan Impian.
- Saya berprinsip, "Lebih baik kaya sesungguhnya, daripada seperti orang kaya."
- Dan Lebih baik jalani yang ada dengan sederhana, daripada mengada-ada dengan hati terpenjara.

4. Bersikap Tegas Pada Biaya.
- Menekan dan mengurangi biaya-biaya yang tak perlu.
- Disiplinkan dengan anggaran.

5. Tingkatkan Level Pengendalian Bersama Coach.
- Memiliki coach yang bisa mengasistensi peningkatan kemampuan sangat efektif.
- Seringkali, perasaan sebagai owner yang merasa memiliki segalanya, berakibat semau gue dan kumaha aing bae. - -- Dengan ada coach, maka dia bisa menjadi lebih terkendali.

Salam Sukses Melangit!

OK GIMBers! Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Agus Santoso
Founder GIMB Entrepreneur School | www.gimbers.com

CEO ATOM Mobile Apps Builder | www.atommobile.net

Follow IG @agussant_


Total nilai artikel ini

0

/5 dari 0 orang
Artikel tidak pantas ditampilkan?

Berikan Rating dan Komentar disini
Tentukan rating Anda sebelum memberikan komentar
  • KURANG
  • BOLEH
    JUGA
  • CUKUP
    PUAS
  • PUAS
  • SANGAT
    PUAS
Komentar (0)

ARTIKEL LAINNYA