HOW TO GROWTH STRATEGY

Agus Santoso
30 Januari 2017 - 10:25
Share with
HOW TO GROWTH STRATEGY

Beberapa bulan terakhir ini, saya dan tim dapat banyak pengalaman berharga. Khususnya dalam hal "How to Growth Strategy.


Ijinkan saya sharing pengalaman dalam mengembangkan ATOM, sebuah startup Mobile Apps Builder yang membantu para pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya melalui aplikasi mobile.

Banyak cara yang bisa dilakukan memang. Strategi yang dilakukan pun bisa berbeda untuk setiap bidang bisnis.


Bagi sebagian besar pengusaha. Revenue Growth biasanya dijadikan patokan dasar (KPI) untuk kemajuan sebuah perusahaan.


Biasanya ditargetkan per tahun atau per bulan. Masalahnya adalah masih tingginya jurang antara Target Revenue Growth ini dengan Realisasinya.


Kenapa?


Di lapangan saya temukan, salah satu penyebabnya adalah KPI Revenue Growth tadi, *tidak diriinci ke dalam KPI-KPI lainnya secara detail.*


Dalam dunia Startup (IT) banyak dikenal terminologi khusus yang berhubungan dengan *Growth Strategy* ini.


OK GIMBers, yuk kita kenali ya!


Di tahap awal, kita tentukan Key Metrics yang bisa dijadikan sebagai parameter untuk mengukur kinerja startup tiap pekan.


Misal, ATOM punya dua key metrics : jumlah customer dan customer engagement rate. Kedua key metrics itu menjadi KPI (Key Performance Indicator) ATOM pada bulan awal.


Setelah key metrics terpenuhi. Lanjutkan dengan menambah key metric lainnya seperti : Monthly Recurring Revenue, Churn Rate, dll.


Sertakan target pada setiap key metric yang disepakati bersama mentor dan fokuslah, kerja keras dan kerja cerdaslah dalam memenuhi target-target itu.



KPI yang dibuat harus punya relevansi secara substansial yang berpengaruh signifikan bagi kinerja dan pertumbuhan bisnis.


Dan jangan lupa, ada dua hal penting yang harus benar-benar diperhatikan agar strategi ini bekerja, yaitu :

1. Monitoring, yang harus terus dilakukan setiap harinya oleh founder dan tim

2. Mentor, yang terus menjadi pengingat, peneror, dan hiu kecil kita

 

Selain Monthly Recurring Revenue, key metric finansial bisa dirinci lagi, misal : Monthly Revenue Growth, Revenue Run Rate, Burn Rate, Margin, dll.

Dari key metric Customer, bisa dirinci lagi menjadi : Daily Active User, Monthly Active User, K-Value, Cohort Analysis, Customer Acquisition Cost, dll.

Dari key metric Penjualan, bisa dirinci lagi menjadi : Average Sales Price, Order Velocity, Average Sales Cycle, Life Time Value, dll.

Bermain dengan metric memang bikin kita tertantang dan deg-degan jika tantangan metric-nya cukup besar. Tapi di sinilah letaknya kunci pertumbuhan.

OK GIMBers. Selamat bertumbuh ya!

Salam sukses melangit.

Agus Santoso

Founder GIMB | CEO ATOM Mobile Apps

www.gimbers.com | www.atommobile.net


Total nilai artikel ini

0

/5 dari 0 orang
Artikel tidak pantas ditampilkan?

Berikan Rating dan Komentar disini
Tentukan rating Anda sebelum memberikan komentar
  • KURANG
  • BOLEH
    JUGA
  • CUKUP
    PUAS
  • PUAS
  • SANGAT
    PUAS
Komentar (0)

ARTIKEL LAINNYA

TUTUP BUKU BULANAN
oleh Ahmad Syarif pada 05 Oktober 2016 - 00:00
TUTUP BUKU BULANAN

Hari ini adalah hari Senin dan bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2015 yang pastinya bagi setiap entrepreneur memiliki arti tersendiri dimana set...see more

BERFIKIR IMPACT
oleh Ahmad Syarif pada 05 Oktober 2016 - 00:00
BERFIKIR IMPACT

Kemaren sore, saya bertemu dengan teman-teman yang luar biasa karena mereka adalah bagian dari orang-orang yang memang berjuang bersama saya untuk ...see more