STRATEGI MARKETING VIA KEPO DAN FOMO

Agus Santoso
15 Desember 2016 - 13:15
Share with
STRATEGI MARKETING VIA KEPO DAN FOMO

Biar kekinian, saya coba angkat dua akronim yang saat ini ngetren di kalangan anak muda dan di dunia online, KEPO dan FOMO.

Apa hubungannya dengan MARKETING?

Jika saya sederhanakan, sebenarnya tugas MARKETING CAMPAIGN yang powerful di tahap awal terbagi 2 :

1. Jadikan Calon Customer KEPO!

2. Selanjutnya Jadikan Mereka FOMO!

KEPO (Knowing Every Particular Object)

Ciri-ciri orang KEPO :
- selalu ingin tahu
- mulai tertarik
- banyak nanya
- ada perhatian

Dalam Strategi Klasik AIDA, di tahap ini, ada Attention dan Interest.

Bagaimana caranya membuat orang KEPO-in produk kita?

Banyak cara yang bisa digunakan. Intinya, arahkan "sasaran tembak" ke bagian otak neocortex (thinking) dan limbic (imagine).

Jadi, ciptakan imajinasi dibenak calin customer seolah mereka mendapatkan dan merasakan Faktor Klik. Bahkan sampai Faktor Wow dan Faktor Wah!

Beberapa cara yang bisa digunakan :

1. TEKS
- gunakan kata-kata sakti : diskon, rahasia, gratis, terbukti, dll.
- kemas headline singkat, padat, menarik, dan bikin penasaran
- ciptakan sensasi melalui permainan kata dan tetap jujur
- buat yang berbeda di luar mainstream

2. AUDIO
- buat storytelling menarik

3. VISUAL
- gunakan gambar beda dan menarik
- permainan warna
- gambaran fakta dan future
- ciptakan LIKING (tampilan enak dilihat)

Nah, berikutnya masuk ke tahapa FOMO.

FOMO (Fear of Missing Out)

Ciri-ciri orang orang FOMO :
- takut kehilangan momen
- merasa harus beli
- kalau nggak beli hari ini, rasanya rugi!
- membicarakan produk kita terus-menerus
- merasakan seolah "sakaw" terhadap produk kita

Nah bagaimana membuat valon customer FOMO?

Banyak cara yang bisa dilakukan. Intinya, jadikanlah "sasaran tembak" ke arah bagian otak reptilian (kendali gerak) dan HATI.

Beberapa hal yang bisa dilakukan :

1. Social Proof
- perlihatkan testimoni customer
- perlihatkan jumlah pengguna yang banyak
- perlihatkan endorsement tokoh
- perlihatkan banyak kendaraan parkir
- dll.

2. Scarcity
- berikan batasan waktu, jumlah, harga, dll.
- perlihatkan bukti keahlian, gelar, prestasi, nama baik, dll.
- berikan special offer dan eksklusivitas
- dll.

Ok sobat GIMBers! Moga memberi manfaat dan tetap semangat!

Salam sukses melangit!

Agus Santoso
Founder GIMB Entrepreneur School


Total nilai artikel ini

0

/5 dari 0 orang
Artikel tidak pantas ditampilkan?

Berikan Rating dan Komentar disini
Tentukan rating Anda sebelum memberikan komentar
  • KURANG
  • BOLEH
    JUGA
  • CUKUP
    PUAS
  • PUAS
  • SANGAT
    PUAS
Komentar (0)

ARTIKEL LAINNYA